BANGKALAN, PojokPerkoro.Com - Video guru yang menyebut program Makan Bergizi Gratis dibiayai pajak rakyat, bukan dana pribadi Presiden Prabowo, viral di TikTok dan YouTube.
Isu pemecatan guru tersebut memicu kritik netizen: apakah pantas sanksi berat dijatuhkan hanya karena meluruskan sumber anggaran?
Dalam video berdurasi 58 detik, guru itu menegaskan “sudah betul MBG uangnya dari pajak rakyat, bukan dari Prabowo”.
Pernyataan ini sesuai mekanisme APBN: semua program pemerintah bersumber dari penerimaan negara, termasuk pajak.
Namun kabar pemecatan sang guru membuat publik kecewa. Banyak yang menilai pejabat perlu koordinasi dan bijak sebelum ambil tindakan.
“Masa cuma ngomong begitu dipecat, ini tidak etis,” tulis salah satu komentar.
Hingga kini belum ada keterangan resmi Pemkab Jika benar terjadi, pemberhentian PNS harus merujuk PP 94/2021 dan melalui tahapan sidang disiplin.
Pengamat pendidikan meminta pemerintah pusat turun tangan agar kasus ini tidak jadi preseden buruk bagi kebebasan akademik guru dalam menjelaskan anggaran negara ke murid (28/04/2026).
Karena belum ada data resmi nama guru, SK, dan klarifikasi pemda, masyarakat diimbau tidak menyebar identitas pribadi sebelum ada kejelasan. Fokus pada prosedur dan prinsipnya dulu. (*/red)

Posting Komentar