Suasana Pelabuhan Ketapang usai dibuka setelah tutup 37 jam saat Nyepi tahun 1948 Saka. 


BANYUWANGI, PojokPerkoro.Com - Pelabuhan Ketapang di Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim), kembali dipadati masyarakat yang hendak menyeberang ke Pelabuhan Gilimanuk Bali, pada Jumat, 20 Maret 2026, setelah sebelumnya sunyi karena penutupan untuk menghormati umat Hindu yang merayakan Nyepi, 18-20 Maret 2026. 


Meski sebagian kendaraan telah diarahkan ke kantong parkir di Dermaga Bulusan, tapi kepadatan tetap terjadi dan antrean mengular hingga 1 kilometer (Km) di luar pelabuhan. 


Meski pelabuhan resmi beroperasi kembali pada pukul 06.00 WIB, kendaraan-kendaraan yang hendak menyeberang sudah mulai masuk ke kantong parkir pada pukul 01.00 WIB. 


"Saya sampai tadi jam 01.00 WIB, diarahkan ke pelabuhan satunya dulu (Dermaga Bulusan), baru masuk ke sini (Pelabuhan Ketapang) jam 07.00 WIB," ujar salah satu sopir bus, Gunawan. 


Ia bersama keluarga besarnya menumpang bus yang sengaja mereka sewa untuk angkutan rekreasi bersama keluarga di Bali hingga 25 Maret 2026. 


Gunawan mengaku tak memprediksi akan terjebak kemacetan di Pelabuhan Ketapang. Total hingga 12 jam, busnya masih masuk setengah antrean dari total kendaraan yang ada, serta belum masuk kapal. 


"Saya dapat infonya yang macet kemarin Gilimanuk. Saya kira aman, ternyata ini sudah 12 jam belum tahu kapan masuk kapal," ujarnya. 


Rencana rekreasi yang sudah dirancang pun berubah total. 


Karena merasa kelelahan, ia dan keluarganya memilih untuk menghabiskan waktu dulu di villa selama dua hari sebelum berjelajah ke destinasi wisata yang ada di Bali. 


Pengalaman berbeda dialami penumpang mobil pribadi. Rata-rata waktu tunggu hanya berkisar dua jam. Seperti yang dialami pasangan suami istri asal Kota Batu, Widodo dan Asri yang akan mengunjungi cucu mereka di Bangli, Bali. 


"Kami baru (Pelabuhan Ketapang) sampai langsung disuruh masuk. Antre di dalamnya yang lama," tuturnya. 


Sementara itu, berdasarkan data Posko Gilimanuk, total penumpang yang menyeberang dari Bali ke Jawa dari Pelabuhan Gilimanuk mulai dari H-10 sampai H-2 tercatat 459.640 orang atau naik 7,4 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu. 


Dengan total kendaraan yang telah menyeberang 146.963 kendaraan atau naik 8,9 persen dibanding tahun lalu. 


Sementara dari sisi sebaliknya, jumlah kumulatif penumpang dan kendaraan yang menyeberang dari Jawa ke Bali dari Pelabuhan Ketapang mulai dari H-10 sampai H-2, tercatat mencapai 177.379 orang atau naik 2,9 persen dibandingkan tahun lalu. 


Sementara total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 34.335 unit atau naik 3,2 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 33.271 unit. (*/red)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama