Mojokerto,pojokperkoro-Warga Perumahan Ghanesha Kecamatan Puri Kabupaten. Mojokerto,Jawa Timur di gegerkan binatang yang menyerupai kucing, kemunculannya membuat berkah oleh warga. Jumat 17 Oktober 2025 WIB.

Binatang misterius dipercayai warga perumahan Ghanesha Puri selalu membawa berkah rejeki berlimpah.

Hewan yang di namai Si Oyen selalu mengejutkan, lantaran binatang ini muncul tiba-tiba di tiap malam.

Konon kabar nya hewan menyerupai kucing ini selalu menghantui di waktu suasana hening hawa dingin penuh kabut mencekam.

Warga ghanesha Dhimas 40 Tahun membenarkan kalau mitos hewan menyerupai kucing itu selalu muncul di hari tertentu dan bulan Jawa seperti Juma'at legi, tetapi terkadang tidak di hari Legi terkadang muncul,Kucing itu dinamai (Si Oyen).Ucapnya kepada redaksi Pojokperkoro 

Kemunculannya hewan Si Oyen membuat berkah warga perumahan Ghanesha. Dengan adanya Si Oyen kucing warga setempat bisa mempunyai anak dari Si Oyen.Hasilnya banyak dan bagus-bagus dari warna dan bulu maupun ekornya pun unik. Bisa bermanfaat buat pertanian di wilayah kami. Pastinya bisa menghindari serangan dari tikus sawah.

Lanjutnya, Mengutip penelitian tentang penyebaran kucing berdasarkan sejarah, Eva M.G, dkk dari Institute Jacques Monod Paris. Mereka mengambil DNA mitokondria dari 209 kucing domestik yang ditemukan di dalam 30 situs arkeologi Timur Tengah, Afrika, dan Eropa.

Berdasarkan temuan ilmiah tersebut, keberadaan kucing dalam sejarah kehidupan manusia sudah dimulai sejak abad ke-18 melalui jalur pertanian. Penyebaran kucing terjadi dalam dua gelombang besar.

Gelombang pertama terjadi ketika lahan pertanian mulai berkembang di wilayah timur Mediterania dan Turki. Di wilayah ini, nenek moyang kucing domestik pertama kali ditemukan.Pada masa tersebut, kucing mulai didekatkan ke pemukiman manusia untuk membantu petani mengusir tikus yang sering merusak hasil panen biji-bijian.

Gelombang penyebaran kedua terjadi beberapa ribu tahun kemudian, yaitu antara abad ke-4 sebelum Masehi hingga abad ke-4 Masehi.

Pada periode ini, ilmuwan menemukan jejak kucing yang memiliki keturunan mitokondria dari Mesir di sekitar wilayah Bulgaria, Turki, dan sub-Sahara Afrika.

Berbeda dengan perannya di Mediterania yang berfokus pada lahan pertanian, di Bulgaria kucing dibawa ke kapal-kapal untuk membantu mengendalikan populasi tikus yang sering menjadi hama.

Bukti ini diperkuat oleh temuan lain yang menunjukkan keberadaan kucing dengan DNA mitokondria Mesir di sebuah situs Viking di Jerman Utara sekitar tahun 700 sebelum Masehi.

Selain itu, sebuah penelitian pada tahun 2014 mengungkapkan bahwa kucing domestik telah mulai dikembangbiakkan di Mesir sekitar 6.000 tahun yang lalu.

Hasil penelitian ini semakin memperkuat hasil studi sebelumnya yang dilakukan oleh Geigl, menunjukkan bahwa kucing memang memiliki sejarah panjang dalam hubungan dengan manusia, baik di bidang pertanian maupun dalam kehidupan maritim."Pungkasnya 

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama