Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo saat pemantauan lalu lintas terkini periode arus balik Libur Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, di JMTC Jatiasih, Bekasi, Jabar, Rabu, 25 Maret 2026. 


JAKARTA, PojokPerkoro.Com - Guna mengurai kepadatan arus balik Lebaran 2026 di jalan tol, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menerapkan strategi rekayasa lalu lintas (lalin) dengan mengubah skema One Way (satu arah) nasional menjadi One Way sepenggal. 


Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengatakan, perubahan skema tersebut mulai dilakukan di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung sebagai respons terhadap dinamika volume kendaraan yang melintas. 


"Untuk GT Kalikangkung saat ini kita sedang bergeser dari One Way Nasional akan kita ubah menjadi One Way sepenggal. Artinya, dari prediksi yang ada di visi rasio, kita sudah mulai melakukan perubahan rekayasa,” kata Listyo saat Konferensi Pers pantauan arus balik bersama di Bekasi, Jawa Barat (Jabar), Rabu, 25 Maret 2026. 


Menurutnya, langkah tersebut diambil setelah melihat puncak arus balik yang terjadi pada Selasa malam dengan jumlah kendaraan mencapai 256.338 unit. 


Angka tersebut dinilai lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat 223.163 kendaraan. Meski demikian, Polri tetap mewaspadai potensi lonjakan lanjutan. 


Pasalnya, arus balik diprediksi masih akan mengalami puncak berikutnya pada 28 Maret 2026 dan 29 Maret 2026.


Hingga saat ini, sekitar 2.040.000 kendaraan telah kembali ke Jakarta. Sementara sekitar 2.521.229 kendaraan belum kembali dan berpotensi menambah kepadatan. 


“Ini menjadi pekerjaan rumah kita untuk bisa kita urai di kegiatan yang terkait dengan puncak arus balik,” ujarnya. 


Dia menjelaskan, rekayasa lalin akan terus disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Jika terjadi peningkatan volume kendaraan secara signifikan, tidak menutup kemungkinan skema akan kembali diubah. 


Selain rekayasa lalu lintas, pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan serta memanfaatkan sisa periode arus balik guna menghindari kepadatan. 


Listyo juga mengingatkan pentingnya keselamatan selama perjalanan, termasuk tidak memaksakan diri saat kelelahan dan memanfaatkan fasilitas istirahat yang tersedia di sepanjang jalur tol maupun arteri. 


"Mohon untuk terus diingatkan agar tidak memaksakan diri. Kalau ngantuk agar beristirahat sebentar, baik di rest area maupun tempat-tempat yang sudah disiapkan,” pungkasnya. 


Upaya ini dilakukan untuk memastikan arus balik berjalan lancar sekaligus menekan angka kecelakaan lalu lintas hingga seluruh kendaraan kembali ke Jakarta dengan aman. (*/red)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama