SPPG Bubutan Tembok Dukuh. 


SURABAYA, PojokPerkoro.Com - Hasil uji sampel Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga jadi penyebab 210 siswa keracunan di kawasan Tembok Dukuh, Bubutan, Surabaya, Jawa Timur (Jatim), belum juga keluar sejak kejadian pada Senin lalu, 11 Mei 2026. 


Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Surabaya, Kusmayanti mengatakan, pihaknya masih menunggu informasi dari Dinas Kesehatan Kota Surabaya. 


“Sedang menunggu dari Dinkes Kota Surabaya. Semoga hari ini sudah bisa keluar,” ujarnya, Senin, 08 Juni 2026. 


Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Billy Daniel Messakh mengatakan, pihaknya tidak menerima hasil uji dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Surabaya. 


Sebelumnya, Billy menyebut, hasil akan keluar tujuh hari pascasampel diuji di hari kejadian.


“Tidak di-share ke kita,” ucapnya. 


Sebelumnya, Walikota Surabaya, Eri Cahyadi pada Senin, 18 Mei 2026, memastikan, Pemkot akan mengumumkan hasil uji lab MBG tersebut. 


Sementara informasi dari Ketua RT 11 RW 3 Tembok Dukuh Bubutan Surabaya, Singgih, hingga hari ini Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bubutan Tembok Dukuh belum beroperasi pasca kejadian keracunan massal.


Diketahui, usai kejadian keracunan, SPPG komitmen tutup operasional sementara sampai hasil uji lab MBG keluar. (*/red)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama